Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA) terus menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan mutu dan tata kelola pendidikan tinggi melalui pelaksanaan kegiatan Workshop Pengembangan Perangkat Pembelajaran Ethno-STEM Digital Sasambo. Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program pendampingan atas keberhasilan UNDIKMA dalam meraih hibah Program Penguatan PTS (PP-PTS) Reguler Skema B Tahun Anggaran 2026 dari Kementerian. Pada perolehan hibah tersebut, dari 33 PTS seluruh Indonesia yang didanai, UNDIKMA menjadi satu-satunya PTS dari lingkungan LLDIKTI Wilayah VIII yang berhasil didanai.

Rangkaian acara diawali dengan laporan dari Ketua Panitia, Dr. Ahmad Muzaki, M.Pd., yang menyampaikan latar belakang, alokasi dana hibah, serta tahapan pengembangan perangkat ajar yang akan dilalui oleh para dosen. Selanjutnya, kegiatan secara resmi dibuka oleh Wakil Rektor II UNDIKMA, Ibu Hj. Yeti, M.Pd. Workshop ini diikuti oleh jajaran dosen dari Program Studi Pendidikan Biologi, Pendidikan Matematika, dan Teknologi Pendidikan, dengan menghadirkan dua narasumber pakar di bidang Ethno-STEM, yakni Prof. Dr. Sutarto, M.Pd. dan Assoc. Prof. Dr. Agus Muliadi, M.Pd. Prof. Dr. Sutarto, M.Pd menyampaikan materi terkait Ethno-mathematics STEM Digital Sasambo, batasan Ethno-mathematics STEM Digital Sasambo dan Integrasi dalam perangkat pembelajaran. Sementara Assoc. Prof. Dr. Agus Muliadi, M.Pd menyampaikan Ethno-Sscience STEM Digital Sasambo, Indikator Ethno_STEM Digital Sasambo dan Imtegrasi dalam peranngkat pembelajaran.
Melalui kegiatan ini, para peserta dibimbing untuk menyamakan persepsi tentang perangkat pembelajaran Ethno-STEM Digital Sasambo serta menyusun perangkat pembelajaran terstandarisasi yang mengintegrasikan kearifan lokal Sasambo dengan teknologi digital. Tahapan dilanjutkan dengan pendampingan oleh masing-msing fasilitator, direviu oleh tim reviewer prodi, hingga uji coba penerapan skala terbatas pada proses perkuliahan. Secara keseluruhan, program ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi akademis dosen, memperkuat Angka Efisiensi Edukasi (AEE), menekan masa studi mahasiswa, serta mencetak lulusan yang berdaya saing di tingkat nasional maupun internasional.








