Dalam rangka meningkatkan kompetensi dan pengalaman praktis mahasiswa, Program Studi Kesehatan Masyarakat melaksanakan kegiatan magang tahun 2026. Salah satu lokasi pelaksanaan magang adalah Badan Narkotika Nasional (BNN) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), yang diikuti oleh 10 mahasiswa semester tujuh.
Kegiatan magang ini bertujuan memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata di dunia kerja, mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari selama perkuliahan, serta meningkatkan keterampilan dan pemahaman mengenai praktik kesehatan masyarakat di lingkungan instansi pemerintah.

Ketua Program Studi Kesehatan Masyarakat, Murtiana Ningsih, menegaskan pentingnya kegiatan magang sebagai bagian dari proses pembelajaran yang menghubungkan teori akademik dengan praktik di lapangan. Pengalaman ini diharapkan dapat membentuk mahasiswa yang kompeten, profesional, memiliki kepedulian sosial, serta mampu berkontribusi dalam upaya peningkatan derajat kesehatan masyarakat.
Melalui kegiatan magang ini, Program Studi Kesehatan Masyarakat berharap mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman kerja, tetapi juga mengembangkan kemampuan komunikasi, kerja sama tim, kedisiplinan, dan tanggung jawab profesional sebagai calon tenaga kesehatan masyarakat.











