Promosi Wisata Tandung Andung Desa Lendang Ara Melalui Teknologi Digital dan Fasilitas Wisata

[et_pb_section fb_built=”1″ _builder_version=”4.0.11″][et_pb_row _builder_version=”4.0.11″][et_pb_column type=”4_4″ _builder_version=”4.0.11″][et_pb_text _builder_version=”4.0.11″ hover_enabled=”0″]

.

.

PROMOSI WISATA TANDUNG ANDUNG DESA LENDANG ARA
MELALUI TEKNOLOGI DIGITAL DAN FASILITAS WISATA

.Foto Pelaksanaan Kegiatan Program PKM PDB DRTPM Kemendikbudristek
 

Mataram, 23/09/2024. Tim Dosen dari Universitas Pendidikan Mandalika berhasil meraih hibah kompetitif nasional dari Direktorat Riset, Teknologi, dan Pengabdian kepada Masyarakat (DRTPM) Kemendikbudristek untuk menjalankan program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) Skim Pemberdayaan Desa Binaan (PDB) di Desa Lendang Ara, Lombok Tengah. Program ini berfokus pada pengembangan pariwisata berbasis teknologi digital dan telah memasuki tahun pertama dari pelaksanaan multi-tahun yang direncanakan selama tiga tahun. Dipimpin oleh Muh. Husein Baysha bersama anggota timnya Endah Resnandari Puji Astuti, Agus Fahmi, Mashur dan melibatkan 4 Mahasiswa Teknologi Pendidikan dalam implementasi MBKM dan IKU Perguruan Tinggi. Program ini bertujuan untuk meningkatkan daya tarik wisata dan kunjungan ke objek wisata Tandung Andung melalui pemberdayaan masyarakat lokal dan pengembangan infrastruktur digital. 

Salah satu langkah signifikan yang telah diambil pada tahun pertama adalah pemasangan fasilitas Wi-Fi di lokasi wisata Tandung Andung. Internet menjadi elemen penting dalam mempermudah akses informasi dan promosi pariwisata melalui platform digital. Selain itu, tim juga memberikan set lengkap peralatan Podcast untuk mendukung pembuatan konten kreatif oleh masyarakat lokal, sehingga promosi wisata bisa dilakukan secara lebih interaktif melalui media audio. Ini membuka peluang lebih besar bagi Desa Lendang Ara untuk dikenal secara luas oleh wisatawan domestik maupun internasional. 

Untuk mendukung promosi wisata digital, program ini juga mengembangkan website resmi wisata Desa Lendang Ara yang terintegrasi dengan platform e-commerce. Melalui website ini, calon wisatawan dapat mengakses berbagai informasi mengenai atraksi wisata, fasilitas, paket wisata, serta event yang tersedia di Desa Lendang Ara. Selain itu, fitur e-commerce memungkinkan wisatawan untuk memesan paket wisata secara online, termasuk pemesanan tiket untuk atraksi, akomodasi, dan layanan pendukung lainnya. Hal ini memberikan kemudahan bagi wisatawan untuk merencanakan kunjungannya sekaligus meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan pariwisata di desa. 

Tidak hanya itu, untuk meningkatkan daya tarik dan kenyamanan wisatawan, program ini juga mengembangkan fasilitas camping ground lengkap di area wisata. Camping ground ini dilengkapi dengan fasilitas standar untuk wisatawan yang ingin menikmati keindahan alam Desa Lendang Ara secara lebih dekat. Kehadiran fasilitas ini diharapkan mampu meningkatkan jumlah kunjungan wisatawan yang ingin berkemah dan menikmati suasana alam terbuka, sekaligus memperkuat potensi Desa Lendang Ara sebagai destinasi wisata alam unggulan di Lombok Tengah. 

Berbagai pelatihan dan kegiatan juga telah dilakukan sebagai bagian dari upaya pemberdayaan masyarakat. Pelatihan pengelolaan website dan desain grafis memberikan keterampilan bagi masyarakat dalam mempromosikan destinasi wisata secara digital. Mereka kini mampu mengelola website wisata Desa Lendang Ara, yang menjadi platform utama untuk menyebarluaskan informasi tentang fasilitas dan atraksi wisata desa. Selain itu, pelatihan manajemen wisata dan pemasaran melalui media sosial juga telah diselenggarakan, yang bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam mengelola destinasi dan memaksimalkan potensi pemasaran digital. 

Capaian pada tahun pertama ini menunjukkan hasil yang sangat positif. Pemasangan Wi-Fi di lokasi wisata memungkinkan promosi digital berjalan lebih efektif, sementara kunjungan wisatawan ke Tandung Andung meningkat secara signifikan, mencapai pertumbuhan 30% setelah peluncuran website dan promosi melalui media sosial. Fasilitas camping ground juga mulai menarik perhatian wisatawan yang mencari pengalaman berkemah di alam terbuka, menjadikan Desa Lendang Ara sebagai destinasi yang semakin diminati. 

Kolaborasi erat dengan Pemerintah Desa Lendang Ara, BUMDes Laserpati, Pokdarwis Laserpati, dan Karang Taruna Laserpati telah menjadi faktor kunci dalam keberhasilan program ini. Pemerintah desa memainkan peran penting dalam menyediakan dukungan dan fasilitas, sementara BUMDes dan Pokdarwis menjadi penggerak utama dalam operasional dan promosi wisata. Karang Taruna, dengan keterlibatan pemuda desa, membantu memastikan kelancaran setiap kegiatan dan menciptakan inovasi dalam pengelolaan pariwisata.

Program ini didanai oleh DRTPM Kemendikbudristek, dan seluruh tim menyampaikan ucapan terima kasih yang mendalam atas dukungan finansial dan kepercayaan yang diberikan. Hibah ini tidak hanya memungkinkan pelaksanaan program berjalan dengan baik, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi masyarakat lokal. Partisipasi aktif masyarakat Desa Lendang Ara dalam kegiatan pelatihan dan pengembangan wisata semakin memperkuat potensi desa sebagai destinasi wisata berbasis digital yang berkelanjutan. 

Melihat keberhasilan tahun pertama, program ini akan dilanjutkan ke tahun kedua dengan fokus pada skalabilitas promosi digital dan pengembangan inisiatif pengolahan sampah plastik menjadi produk kerajinan fiber plastik yang bernilai jual. Inisiatif ini diharapkan dapat memberikan manfaat ekonomi tambahan bagi masyarakat dan memperkuat komitmen Desa Lendang Ara terhadap pariwisata berkelanjutan yang ramah lingkungan. Dengan kolaborasi yang terus diperkuat dan dukungan dari berbagai pihak, Desa Lendang Ara siap untuk menjadi salah satu destinasi wisata unggulan di Lombok Tengah, menggabungkan keindahan alam dengan inovasi digital dan pemberdayaan masyarakat.

.

[/et_pb_text][/et_pb_column][/et_pb_row][/et_pb_section]

Scroll to Top